Rabu, 04 Mei 2011

puisi ishlahatul ummah

Al ishlah poetries collections
PUISI IIS
Created by; ishlahatul ummah



Sajak hamba

Kristal jernihku mengalir melalui retina
Saat benderang menerima purnama
Memintal fajar menyapa surya

Aku tergugu di ujung qolbu
Dengan bibir kelu dan kaku
Aku tau….
Aku hanya tersipu dan ragu
Mengharap surga tuk menyapa cinta
Cinta yang datang tiba-tiba
Saat nyawa diujung jiwa
jiwa hampa yang merana
karena melalaikan rahim-Nya


ya… Ghoffur…….
Ku mengais cintaMu dengan tubuh kaku dan terbujur
Begitu ankuh dan egonya diriku
Hingga sirna ingatanku
Akan adanya Zat yang Maha mencinta
Ku bersimpuh tak berdaya
Mimpi burukku hancur ku terjga dan bercahaya
Syair hamba

Sepi meraja saat sunyi bertahata
Mencoba menopang jiwa
dengan sisa cinta yang ku punya
mencari riuh diantara hati yang berkeluh
tak satu pun ceria yang menyapa
hanya diam dan bisu yang bersatu

iman di hati memijari semuanya
hingga gulita pun purna
menghancurkan gelap berganti cahaya
bagai paralaks bintang saat purnama
menyibak cinta dan asa
menyulam makna diantara puing cita

Dia menyusup menembus jiwa
Mengisi rongga-rongga yang hampa
Hingga aku terjaga
Ada Dia yamg selalu setia
Mendengar dan terus mendengar aku bercerita
Hingga diujung fakta
Kuserahkan semua milikku untukNya
Hingga ku tak mampu berkata
Aku sangat bahagia…….

By:ISHLAHATUL UMMAH


Ku terhempas dalam sesal
Terhenyak pada kenyatan yang menampar
Menepis asa yang terlihat nanar
Semuanya pun menjauh perlahan
Hingga aku tersadar
Telah mengacuhkan pelita yang mencoba
tuk mulai bersinar

Dia hadir saat semuanya hampir berakhir
Mengumpulkan keeping-keping harapku
Bahwa aku adalah penggalan tulang rusuk yang lain

Dia mengajariku sekeras karang
Bangkit dan bersandar
Pada Sang pengendali kehidupan




Surakarta ,150909





Rintik hujan membuka malam
Menyingkap tabir senja
Menyulam sisa cinta siang tadi
Rembulan enggan bercanda
Bersama pekat langit

Perlahan rindu menyelinap
Di sela-sela hati gelisah
Rindu ynang mencabik bagai serigala malam

Awan hitam mulai memudar
Berganti cahaya lembut dari langit suci
Rindu ini semakin menukik menghujam sanubari






Surakarta,7 januari 2009









Mentari perlahan menyelinap di ufuk barat
Senja mengawali babak baru
Langit merona di iringi canda bintang
Bulan tersenyum penuh
Bertasbih menikmati malam yang megah

Tasbih menggema lembut
Menyentuh nurani hamba
Yang merindu kasih abadi

Sujud panjang bertasyakkur
Mempersembahkan kristak jernih terbaik
Untk mengemis sedikit ampunanNya

Malam panjang kian larut
Hening menyergap saat cintaNya
Menyapa hanba…….







SOERAKARTA,300109
@L-!$hlaH

1 komentar: