CERPEN ORIGINAL CREATED BY;ISHLAHATUL UMMAH
BAPAK
Aku anak sulung dari 5 bersaudara,namaku Ranti. bapakku adalah seorang penyadap karet upahan.ya….bisa di bayangkan berapa gajinya sebulan.bapakku orangnya ambisius sekali,maklum dulu beliau adalah mahasiswa teladan .tapi karena jadi korban nepotisme,jadi bapakku tidak lulus.saat itu keadilan benar-benar tidak ada.aku kasihan pada bapak.
“ranti,bapak pengen kamu bisa masuk SMA cendana.dan kamu harus dapat prestasi yang membanggakan”kata bapak suat malam.ya,aku tau semua orang pengen masuk sma cendana.tapi seleksinya ketat sekali.
“itu tanyangan buat kamu ranti,kalau kamu bias meleluinya,satu knci sukses sudah kamu pegang”komentar baliau lagi
Bapak memang baik,selalu memotifasiku untukberhasil.aku janji akan rajin belajar.***
Sudah dua bulan aku menjadi siswa sma favorit SMAN1 CENDANA .ternyatadi sma ini persaingan belajarnya rata-rata siswa berasal dari kluarga kaya.mereka banyak yang mengikuti les privat di rumah.
Tapi setidakny aaku punya satu kelebihan dari mereka,aklu pake jilbab.karena aku satu-satu nya siswi di sma ini yang pake jilbab.
alhamdulillah………********
Bapak kecewa padaku saat aku dapat nilai ulangan biologi 7,itupun pejuangannya lelah sekali.
“apa kamu tidak bias dapat nilai lebih besar lagi.kalau teman kamu bias dapat nilai 10,kenapa kamu tidak bisa?mereka itu kan sama kayak kamu manusia juga kan?”
Kata beliau sambil menyeruput kopi panasnya.
“pak tapi ranti sudah berusaha”.jawabku sopan
“Kamu belum maksimal kamu jangan bikin malu bapak”ujar beliau sambilpergi.***
Terapi belajar sesudah sholat tahjjud telah aku jalani selama 3 bulan,dan…hasilnya cukup membuatku lega.karena aku bisa mengikuti semua pelajaran dengan baik. Trima kasih ya Alloh,Engkau telah memudahkan jalanku untuk menuntut ilmu.
Hingga hari itu…….
“dasar anak dungu…..memalukan!!! kenapa kamu tidak mendapat peringkat 1 lagi hah?!” bapak marah padakusepulang dari mengambil rapor di awal semesterku.
“pak,di sekolah ini persaimgannya begitu ketat,tidak seperti di SMP dulu.ranti Cuma bisa smpe pitu pak.” Ujarku lirih.bapak tidak puas dengan perinkat 12 ku.
“kamu anggap apa pengorbanan bapak selam ini?bapak susah payah cari uang untuk sekolah kamu supaya kamu bisa sukses,ini blasan dari kamu?”
aku tidak berani menatap matanya yang memerah.ibu hanya iba melihatku di mrahi bapak,beliau tidak bisa berbuat apa-apa. Sejenak kami terdiam,aku hanya bisa tertuinduk dan perlahan air mataku keluar
.”Ranti,kita ini orang miskin, nak.satu-satunya penopang kehormatan orang miskin adalah ilmu.jika orang miskin iti berilnu,kehinaan tidak akan bernaung dengannya.kamu ngerti maksud bapak?”aku hanya mengangguk pelan.walaupun bapak orangnya galak ,tapi beliau paling tidak mau melihat lawan bicranya menangis.
“ya sudah masuk ke kamarmu sana!bapak tidak mau melihat kamu menangis lagi”ujar beiau akhirnya.akupun segera masuk ke kamarku.
Ya robb…luluhkan hati ayah hamba, supaya beliau tidak marah-marah terus pada hamba,rintihku di sela isak tangisku.****
Hari ini aku resmi hmenjasi siswi di kelas 3 bahasa1 SMAN1 CENDANA.bapak protes atas pilihanku ini,beliau menyuruhku megambil IPA,tapi ku tetap memilih bahasa.
”ranti kenapa kamu pilih kelas bahasa?bapak pengen kamu memgambil IPA .kamu harus meneruskan cita-cita bapak sebagai sarjana teknik.bapakmu ini dulu orang ipa,kamu haruis tau itu..”bapak mrah padaku.
“tapi pak…….”
“sudah tidak usah membantah.pokoknya semester terus,pelajaran ipa kan eksak semua.”belaku
”itu karena kamu tidak pernah melatih otak kamu untuk belajar ilmu eksak.”suara bapak meninggi
.”pak,bukannya ranti tidak mau,tapir anti tidak sanggup”jawabku lirih.
”apa slahnya kamu menuruti kemasuan bapak.kamu anak pertama ranti,kamu harus jadi contoh yang baik buat adik-adik kamu nanti kamu harus pindah ke kelas ipa”kata beliau ketus sambil berlalu dariku
.aku hanya terpaku menghadapi sikap keras bapak aku menangis [perlahan,melam[iaskan rasa kesalku.
”sudahlah ranti,turuti saja kemauan bapakmu itu nduk.lagi pula itu juga untuk kebaikan kamuy kan?”aku menangis dalam pelukan ibu…….****
Sampai semester in I aku msih di kelas bahasa,aku tau apa konsekuensinya.tapi aku akan ikuti apa kata hati nuraniku.
”pak,nilai bahasa arab ranti 9 lo pak.oh ya pak,nilai ranti tertinggi di kelas bahasaaku memmberikan hasil ulangan baasa arabku pada bapak dan mulai membuka percakapan
“bapak tidak heran dengan nilai-nilai kamu,anak keras kepala!!”ujar beliau ketus sambil berlalu datiku.
Hatiku remuk berkeping-keping.kenapa bapak tega bnerkata seperti itu padaku? Aku ini naknya kan? Lagi-lagi aku menitikkan aier mta kecewa,sunnguh ini cobaan berat buatku……****
Hari ini bapak di babas tugaskan dari tempat beliau bekrja.karena kebun tempat ba[pak bekerja di jual oleh pemiliknya.,ya…bisa dibayangakan bagaimana keadaan kami saat itu.
“ranti,kamu lihat keadan kita sekarang ,nak.bapakmu di pecat.kamu harus tegar dan tetap semgat untuk bisa kulia.bapak yakin kamu pasti bisa kuliah dan sukses.kamu anak sulung ranti,kamu harus bisa membantu bapak nenyekesaikan semu ini.kamu harus tegar ,tidak boleh rapuh.”beliau memmberiku support yang ckup teduh
,Bapak seolah lupa dengan statusku menjdi aggota kelas bahasa.di sisi lain,aku bahagia karena bapak selalu memotivasi ku untk bisa sukses.tapi di sisilain.seolah-olah semua scenario hidupku di tentukan bapak.ya,aku tau ini semua untuk kebaiaknku***
Menjadi guru privat dan penulis cerpen di salah satu majalh islami,membuatku ringan membiayai kuliahku sendiri.kini bapak bekerja sebagai clenimgservis di sebuah perusahaankeadan ekonomi keluarga kami benar-benar sedang minim.aku bertekad mengambil alih tgas bapak untuk mencari nafkah……..***
Tidak tersa sudah 6 tahun aku menyanadang gelar S1ku.kini aku bekrja sebagai redaksi harian umum ‘CEMERLANG’koran terbesar yang ada di kota ku.pekerjaan yang melelahkan sekaligs aku cintai.wartawan adalah cita-cita ku dari kecil dan kini telah terwujud.alahmdulillah….kini aku bisa mengambil alih kemudi bapak untuk mencari nafkah.ya paling tidak aku bisa membiayai kuliah ke empat adikku.
Tepatnya 3 hari yang lalu,adikku,di khitbah oleh seorang dokter muda yang sholeh.pilu dan perih aku rasakan saat itu .
” Mbak maafin dewi ya mbak .dewi sudah membuat mbk ranti sedih.maafin dewi mbak.’dewi memelukku erat
”kamu ndak salah dik,songsonglah kebahagiaan bersama suamimu nanti.mbak ndak apa-apa kok”kami menangis pelan.
ya….mungkin orang lain akan mengecapku sebagai gadis yanmg tidak laku,tapi aku berkhusnudzon pada Alloh.mungkin ini adalah salah satu jalan untuk mendapat sebuah kemuliaan sejati.****
“ranti,apa kamu ndak pengin berkeluarga nduk?”tanya bapak padaku
”belum kepikiran,pak.lagi pula arif kan belum wisuda.”jawabku sambil menyebut nama adik bungsu ku
.”tapi usia kamu sudah kepala tiga nduk”desak beliau
”pak,bu. Ranti akan meraih kebahagiaan ranti kalau bapak ibu da adik-adik sudah bahagia”jawabku lirih sambil menggengganm tanagan bapak dan ibu.
kami menangs haru,setidaknya merelka tau kalau sekarang ini aku menunjukkan bahwa aku sangat menyayani mereka*******
Garuda boing 707,kloter 24,JAMAAH HAJI INDONESIA.akan membwa kami ke tanah suci.aku bapak dan ibu. Aku melihat lambaian tangan dari adik-adikku dan keluarga kecil mereka,ada hasyim,umar dan raihan,keponakan-keponakanku yang lucu-lucu.mereka melepas kami demi memenuhi panggilan suci dari Sang Maha pengendali hidup.aku genggam tangan ibu dan bapak,seolah aku ingin mengatakan bahwa aku sangat menyayangi mereka.terima ksih ya Alloh,Engkau teah memberiku kebahagiaan yang selama ini aku impikan…..bapak maafin ranti******
Surakarta 4 november 2009
Tidak ada komentar:
Posting Komentar